Puisi Afriza
Monday, July 16, 2007
AVAST
Ay, kesunyian ini merangkul hangat
Lubang-lubang kecil di tembok;
Beriring syukur atas
hilangnya semut-semut di kepala.
..........
Dalam sekali tarikan kuhisap penolak duka
...........
Ay, semua tersenyum manis
Meski sampai saat ini
KAU tetap tidak.
Newer Posts
Older Posts
Home
Subscribe to:
Comments (Atom)