Yah, dia (pernah) berkata: senja ini untuk kita
Dulu, dan kini
hanya mengingatkan
pada suara hangat di kejauhan
Dulu, setidaknya, ada tawa yang tergelak lepas
Lalu kata-kata menusuk
Kerna ketidakpuasan
atau mungkin ketersinggungan
merubahnya menjadi mati rasi
seperti jeda sunyi
pada ledakan bintang terakhir
Senja pun berganti kelam
malam melarut semua canda
saatnya mengakui: siapa tetap siapa.
Dua titik: yang bahkan
belum sempat bersentuhan
dari Hakim Satu Mata
seperti lanun Melaka
menjatuhkan jangkar batu
Patok! Tak sudi lagi melaju nada
Hilang.. seperti samar kabut,
gradasi warna pucat
dari jejingga madya;
Sirna.. seperti tak pernah ada
Tapi pernah, syukurlah..
ada pelangi di satu hari
pernah berkata:
"Mari bertukar cerita,"
Di satu senja, yang kini
sudah tak teraba rimbanya.