Sunday, October 01, 2006

MAAFKAN, KASIH

Kala kau selalu di dekatku
Ku usir kau demi pribadiku
Kala kau mengintil kemana pun ku pergi
Ku sentil kau demi kebebasanku
Lalu, kau pun berlalu
Dan 1000 badai artik hinggap di mulutku
Dan sejuta stalaktit merajam kepalaku..
Sampai kusadari arti sebuah kehadiran
Nilai KITA di Altar Persembahan ini
Kasih, kuharap kau tak sebodoh aku.

No comments: