Kala bola-bola mata
Diombang-ambing udara
Kutuk-bala menggelontor dari ujung jalan
Di mana selimut kulit mendekap erat
Hadiahkan tidur panjang tanpa mimpi
Di kamar-kamar sewa
-- tanpa pemilik pasti
Hanya beberapa kerani
-- merangkap jadi penjaga malam
Menghitung dan mengawasi
semua yang lalu-jalang
-- seperti kerbau tercucuk hidung
meruwat lalat-lalat di muka
-- Memandang, melantur, mengaduh..
Sampai bola-bola mata beradu
Melaju daya tarik-menarik
Antara tamu dan pintu
dari kamar-kamar sewa
yang bukan milik siapa-siapa.
Wednesday, August 22, 2007
Saturday, August 18, 2007
KEJADIAN 1-0
Suatu petang, sebuah ruang
-:-
MAS : Ayo, tuntaskan..
MBAK: Tiadakah lagi yang bisa diperkatakan?
CICAK: (Sebenarnya apa yang dimaui dan siapa yang menginginkan?)
--@^.^@--@!!!@--
Kemudian si Mas pergi mencari
Pemuas kepala kecilnya yang selalu haus;
Lalu si Mbak terbang mencari
Seseorang atau sesuatu yang tak berputus;
Si Cicak terus mengembara
Dari dinding ke dinding, jendela ke jendela
Melihat dan mengingat semua
Semata kerna semuanya
Pada akhirnya adalah kenangan
Beriring harapan:
Semoga semua ulat akan berubah menjadi kupu-kupu.
-:-
MAS : Ayo, tuntaskan..
MBAK: Tiadakah lagi yang bisa diperkatakan?
CICAK: (Sebenarnya apa yang dimaui dan siapa yang menginginkan?)
--@^.^@--@!!!@--
Kemudian si Mas pergi mencari
Pemuas kepala kecilnya yang selalu haus;
Lalu si Mbak terbang mencari
Seseorang atau sesuatu yang tak berputus;
Si Cicak terus mengembara
Dari dinding ke dinding, jendela ke jendela
Melihat dan mengingat semua
Semata kerna semuanya
Pada akhirnya adalah kenangan
Beriring harapan:
Semoga semua ulat akan berubah menjadi kupu-kupu.
Thursday, August 16, 2007
Mereka-reka MERDEKA
Esok kita merdeka ya?
Tiada lagi kata-kata yang dibakar
atau membuat hangus
Jadi bahagia yang membahagiakan
Bukan menyenangkan demi aman
Di mana perutku adalah perutmu
Tidak terjejal masuk mulut buaya
Ya, ya, Merdeka..
Besok..
Barangkali..
Semoga!
Semua..!!
Tiada lagi kata-kata yang dibakar
atau membuat hangus
Jadi bahagia yang membahagiakan
Bukan menyenangkan demi aman
Di mana perutku adalah perutmu
Tidak terjejal masuk mulut buaya
Ya, ya, Merdeka..
Besok..
Barangkali..
Semoga!
Semua..!!
Subscribe to:
Comments (Atom)