Suatu petang, sebuah ruang
-:-
MAS : Ayo, tuntaskan..
MBAK: Tiadakah lagi yang bisa diperkatakan?
CICAK: (Sebenarnya apa yang dimaui dan siapa yang menginginkan?)
--@^.^@--@!!!@--
Kemudian si Mas pergi mencari
Pemuas kepala kecilnya yang selalu haus;
Lalu si Mbak terbang mencari
Seseorang atau sesuatu yang tak berputus;
Si Cicak terus mengembara
Dari dinding ke dinding, jendela ke jendela
Melihat dan mengingat semua
Semata kerna semuanya
Pada akhirnya adalah kenangan
Beriring harapan:
Semoga semua ulat akan berubah menjadi kupu-kupu.
No comments:
Post a Comment