Sunday, January 11, 2009

Cita Dalam Sebungkus Koalala

Ada marmut berlari-lari di atas bukit
Memandangi danau, menanti-nanti
sesuatu di udara.

Saat langit berwarna merah jambu
Marmut itu beralih rupa menjadi seorang gadis
dan bukit-bukit pun berubah
menjadi susunan rumah sewa.

Si gadis masuk ke dalam ruang 1001 jendela
Asyik meresapi imaji pendar posfor
Di sana, seorang lelaki bermata lusuh
tersenyum kaku, menawarkan sebungkus koalala..

--Gula kapuk ini untukmu, cantik..

Gadis kecil tertawa

membahana, merangkum dunia.

2 comments:

Unknown said...

sekarang marmutnya lagi senyum2 sendiri nih...

nice poem...i love it...:D
makacih..

Ps: apapun yg akang bwt slalu berkesan bwt neng..

Indra Afriza said...

sama2.. duh, jadi terharu nih..

"..suddenly the world seems such a perfect place.."
--Moulin Rouge, 'Come What May'--